Home » Peristiwa » Ada Mayat Berjalan Di Sulawesi Selatan

Ada Mayat Berjalan Di Sulawesi Selatan

Editor: masali

Orang yang sudah mati semestinya tidak dapat bergerak lagi, namun tidak bagi masyarakat suku Toraja di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan. Suku Toraja mempunyai sebuah ritual dimana seorang mayat akan mampu berjalan sebagaimana manusia biasa pada umumnya.

Ritual yang sudah berlangsung ratusan tahun yang lalu ini konon dimulai ketika terjadi perang saudara di Tana Toraja antara orang Toraja Barat melawan orang Toraja Timur. Dalam peperangan tersebut orang Toraja Barat kalah telak dan sebagian besar dari mereka tewas, tetapi pada saat pulang ke kampung mayat-mayat ini berjalan sendiri, sedangkan orang Toraja Timur meskipun sedikit yang tewas namun mereka menggotong mayat saudara mereka yang mati. Akhirnya dianggaplah peperangan tersebut berakhir seri. Bermula dari kejadian tersebut, keturunan selanjutnya orang-orang Toraja menguburkan mayat-mayat mereka dengan cara mayat tersebut berjalan sendiri ke liang kuburnya.

mayat hidup

Tidak semua orang bisa membuat mayat berjalan, hanya orang-orang tertentu saja dan bukan orang sembarangan. Sebelum ritual di mulai biasanya beberapa anggota keluarga dari mayat ini akan memberitahukan kepada warga sekitar yang jalanannya akan dilewati untuk tidak menyapa mayat tersebut, karena jika disapa maka mayat tersebut akan jatuh dengan sendirinya. Mayat ini tidak akan berjalan sendiri, namun disertai rombongan dimana para perempuan akan berjalan dibelakang mayat dengan menggunakan ikat kepala merah. Namun, saat ini ritual mayat berjalan sudah jarang sekali diadakan

mayat berjalan di sulawesi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*